PELANGSING ALAMI vs PELANGSING KIMIA BAGI PENDERITA OBESITAS

Definisi Kegemukan dan Obesitas

KEGEMUKAN

OBESITAS

  • Kelebihan berat badan (10 – 20 %)
  • IMT > 25 kg/m2
  • Kelebihan berat badan (> 20 %)
  • IMT > 30 kg/m2
Sebab Kegemukan/Obesitas :
  1. Konsumsi kalori berlebihan ( > 2500 kkal)
    • Makanan pokok (nas, roti, jagung, mie)
    • Makanan/minuman manis
    • Banyak ngemil
    • Makanan berlemak (jeroan, gajih, minyak, keju, susu, margarin)
    • Buah manis (durian, nangka, pisang, rambutan, kelengkeng)
  2. Kurang olah raga
  3. Kelainan makan ( binge eating = makan berlebihan dalam satu waktu tertentu)

Menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan rumus:
IMT = Berat Badan (kg)/(Tinggi Badan (cm)/100)2

Contoh :
BB = 50 kg, TB = 160 cm
IMT = 50/(160/100)2 = 50/2,56 = 19,53

Klasifikasi nilai IMT :

IMT Status Gizi Kategori
< 17.0 Gizi Kurang Sangat Kurus
17.0 – 18.5 Gizi Kurang Kurus
18.5 – 25.0 Gizi Baik Normal
25.0 – 27.0 Gizi Lebih Gemuk
> 27.0 Gizi Lebih Sangat Gemuk
Resiko Kegemukan
    1. Penyakit kardiovaskuler (jantung, aterosklerosis)
    2. Penyakit degeneratif ;
      • DM
      • Gagal Ginjal
      • Hati
      • Hipertensi
      • Stroke
      • Kanker
      • Osteoartritis
    3. Gangguan kesuburan (disfungsi ereksi, siklus menstruasi tidak teratur)
    4. Produktivitas Kerja Rendah
Terapi Diet

A.  Pelangsing Alami (Aman) :

  1. Diet rendah kalori (1100 – 1500 kkal/hr)
    • Rendah lemak  (< 35 gr/hr) contoh : Jeroan, keju, margarin, susu, minyak
    • Rendah karbohidrat ( < 250 gr/hr ) contoh : Makanan/minuman/buah manis
    • Banyak serat  alami  > 30 gr/hr ( buah/sayur  > 600 gr/hr)
  2. Berhenti makan sebelum kenyang
  3. Puasa (orang Islam) :
    • Puasa Senin–Kamis (BB turun ½ – 1 kg/bulan)
    • Puasa Daud (BB turun 1 – 2 kg/bulan)
    • Puasa Ramadhan (BB turun 2 – 4 kg/bulan)
  4. Olah raga :
    • Teratur 3 – 4 kali/mgg
    • Intensitas rendah ( menghasilkan keringat tanpa terengah2 )
    • Waktu lama  ( 30 – 45 menit / tiap olah raga)
  5. Suplemen serat (agar–agar, rumput laut)
  6. Suplemen pelarut lemak (jeruk nipis, teh hijau)

B.  Pelangsing Kimia (Berbahaya) :

  1. Suplemen  pencahar (perangsang buang air besar)
  2. Suplemen diuretik (perangsang buang air kecil)
  3. Suplemen penekan nafsu makan
Resiko Pelangsing Kimia
  1. Dehidrasi / Syok Hipovolemik
  2. Hipoglikemia / Syok Hipoglikemik
  3. Gangguan Pencernaan :
    • Gastritis (akibat makan tidak teratur)
    • Perdarahan lambung
    • Diare akut (akibat pencahar)
    • Sembelit (akibat tidak mau makan)
  4. Anemia (Hb rendah) :
    • Lemah, letih, lesu, mengantuk, kurang bergairah
    • Gangguan jantung
  5. Hiperkatabolisme  :
    • Ketoacidosis (keracunan keton)
    • Gangguan hati
  6. Infeksi Saluran Kencing (ISK)
  7. Gagal Ginjal Akut
Dari penjelasan diatas kita dapat mengetahui resiko melakukan diet dengan pelangsing kimia. Kalau mau langsing pilihlah cara yang sehat dan aman. Jangan lupa perhatikan juga :
  1. Menurunkan berat badan yang sehat dan aman yaitu 2 – 4 kg/bulan
  2. Suplemen pelangsing alami lebih baik daripada suplemen pelangsing kimia
  3. Hati – hati iklan produk pelangsing kimia yang menyesatkan (BB turun cepat dalam waktu pendek  = 10 – 15 kg/bulan)

Sumber : Ahli Gizi RSUD Kabupaten Kudus

Iklan

Posted on 20 September 2012, in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Ketik Komentar, Pesan, Saran maupun Kritik Anda di Bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: