Waspada Diare pada Anak

Waspada diare pada anak, apa tindakan kita yang baik?

Anak memang rentan terhadap penyakit, bahkan penyakit ringan sekalipun. Apalagi bila kita selaku orang tua kurang turut menjaga kebersihan. Kebersihan lingkungan, tempat tinggal, pakaian, terutama kebersihan makanan. Kondisi imunitas anak juga turut mempengaruhi.

Pengertian

Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak, tinja encer, dapat berwarna hijau atau dapat juga bercampur dengan lendir dan darah.

Penyebab

  • Infeksi
  • Gangguan penyerapan makanan
  • Makanan basi, beracun
  • Rasa takut dan cemas

Tanda dan Gejala

  • Buang air besar lebih dari 3 kali sehari.
  • Tinja encer atau cair, bercampur lendir atau darah.
  • Anak cengeng, gelisah, mual dan muntah.
  • Suhu tubuh biasanya meningkat.
  • Nafsu makan berkurang atau tidak ada.
  • Berat badan turun.
  • Kelopak mata cekung.
  • Badan lemah

Pencegahan

  • Diare dapat dicegah dengan cara sebagai berikut :
  • Hanya ASI untuk bayi 4-6 bulan dan lanjutkan paling sedikit satu tahun.
  • Berikan makanan dan air minum yang bersih dan matang.
  • Biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan serta sesudah (merawat) anak yang diare.
  • Jaga kebersihan badan dan lingkungan.
  • Berikan tambahan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh.
  • Buang air besar di jamban yang sehat.

Penanggulangan

  • Berikan cairan atau oralit sebanyak mungkin untuk mengganti cairan yang hilang.
  • Teruskan pemberian ASI minimal 2 hari dan berikan makanan yang bergizi.
  • Berikan makanan lunak dan mudah dicerna, misalnya bubur tempe, bubur pisang.
  • Makan dalam jumlah sedikit tetapi sering.

Bawa Segera ke Unit Pelayanan Kesehatan, bila :

  • Diare lebih dari 10 kali sehari.
  • Tinja bercampur lendir dan darah.
  • Diare lebih dari 2 hari.
  • Muntah terus menerus.
  • Diare disertai demam.
  • Kekurangan cairan tubuh ditandai :

Rasa haus berlebihan.
Kulit, bibir, dan lidah kering.
Air kencing sedikit, warna lebih gelap/jarang kencing/tidak kencing selama 6 jam.
Hilang selera makan.
Mata cekung.
Tubuh lemah.
Mulut teraba dingin.

Iklan

Posted on 2 September 2012, in Kesehatan and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Ketik Komentar, Pesan, Saran maupun Kritik Anda di Bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: