Humor di Poliklinik

Humor di poliklinik ini merupakan kumpulan kisah lucu seputar pelayanan di poliklinik RSUD Kudus. Siapkan diri Anda, perlengkapan, bahan dan alat yang diperlukan untuk tertawa sepuasnya.

Di Klinik Mata :

Dua Mata Bengkak

  • dokter: Selamat pagi bapak, ada yang bisa kami bantu?
  • pasien: Selamat pagi dokter. Saya mau berobat dokter. Mata saya begini. (sambil menudingkan jarinya ke arah mata)
  • dokter memeriksa mata pasien.
  • dokter: Wah…wah…wah, merah, bengkak. Kenapa dengan mata kanan Anda?
  • pasien: Begini dokter. Kemarin sewaktu saya antri untuk beli tiket kereta, di depan saya ada cewek berpakaian cukup sopan dengan rok panjang. Tapi roknya nylempit diantara pantatnya. Sepertinya kok tidak nyaman, ya… spontan saya benerin tuh roknya.
  • dokter: Anda baik hati sekali.
  • pasien: Iya dokter, tapi saya justru dapat bogem mentah di mata kanan saya ini.
  • dokter: Lha, terus mata kiri Anda?
  • pasien: Saya pikir cewek tadi tidak suka roknya saya benerin, ya udah, saya balikin lagi ke posisi semula.
  • dokter:???!!!@@#

Di Klinik THT :

Resep Sederhana

dokter: Selamat pagi, ada keluhan apa Bapak?
pasien: Dokter, telinga kanan saya kemasukan kacang ijo. Tolong dok, keluarkan.
dokter: Maaf, peralatan di sini sedang rusak. Saya kasih resep saja ya?
pasien: Iya dokter, terima kasih.
dokter: Sederhana saja, cukup dengan air 3×2.
pasien: Air 3×2 dok? maksudnya?
dokter: Teteskan air ke telinga kanan setiap pagi, siang dan sore. Masing-masing 2 tetes saja. Nah, nanti dua hari lagi datang kemari.
pasien: Iya dok, terima kasih.

Singkat cerita, dua hari kemudian pasien datang untuk kontrol.
dokter: Bagaimana bapak, ada keluhan?
pasien: Masih belum sembuh dokter.
dokter: Baiklah, kemari. (dokter langsung memeriksa telinga kanan pasien, dan dengan santainya tangan dokter menarik sesuatu yang menjuntai dari sana)
pasien: kecambah…???

Di Klinik Bersalin :

Cinta Istri

Seorang suami sangat sayang dengan istrinya. Apalagi sejak delapan tahun menikah, baru kali ini istrinya hamil dan sudah saatnya melahirkan. Untuk menunjukkan rasa cintanya, sang suami mengajak Pakde, seorang paranormal untuk mengantar istrinya melahirkan di klinik bersalin RSUD Kudus. Proses persalinan pun sudah waktunya.

“Pakde, tolong biar istri saya tidak kesakitan waktu melahirkan. Pindahkan rasa sakitnya pada saya. Saya rela menanggung sakit.” pinta sang suami.

“Baiklah, saya akan coba setengahnya saja. Nanti kalau-kalau bapak tidak kuat menahan sakit”, kata Pakde. Pakde pun konsentrasi, komat kamit sebentar dan…wussss.

“Bagaimana pak, kuat apa tidak menahan sakitnya orang melahirkan?” tanya Pakde. Sang suami merasa bangga, ternyata dia tidak merasakan sakit sama sekali.

“Oh, ternyata tidak seberapa sakit. Saya tidak mau setengah Pakde. Saya mau seluruh rasa sakit persalinan dipindah ke saya semua. Saya yakin kuat Pakde.” kata sang suami dengan yakinnya.

Sebentar kemudian, Pakde kembali konsentrasi dan komat kamit. … wusssss. Dilihatnya sang suami mulai berkeringat.

“Bagaimana pak, masih kuat?” tanya Pakde.

“Oh, ternyata tidak seberapa sakit. Saya hanya merasa gerah dan berkeringat saja.”

Tidak berapa lama, terdengarlah suara tangis bayi. Alhamdulillah, bayi lahir dengan selamat. Ibunya juga selamat, bahkan tidak merasa sakit sama sekali. Karena ibu dan bayinya tidak kurang suatu apa, mereka diperbolehkan langsung pulang.

“Ayo kita pulang”, kata sang suami dengan senangnya.

Mereka pun pulang bersama, menuju tempat parkir untuk menghampiri sopir langganan mereka yang mengantar. Sesampainya di tempat parkir…

“Pak sopir, kamu kenapa? kok kelihatannya tidak sehat.” tanya sang suami.

“Iya pak, ndak tahu nih, tiba-tiba saya mules-mules, sakit trus lemeees banget, kehabisan tenaga”, kata pak sopir sambil terus berbaring di jog mobil.

* – *

Iklan

Posted on 25 Agustus 2012, in Humor and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. saya juga punya cerita tentang Perang Diponegoro:

    bu guru: Anak-anak, ada yang tau kapan dan berapa lama perang Diponegoro?
    bejo : Saya tahu bu…!
    bu guru: Ya, kamu Bejo. Apa jawabannya?
    bejo : Habis magrib, dan hanya berlangsung lima menit, Bu..!
    bu guru: Lho, ngawur kamu. kok bisa?
    bejo : Iya, bu guru. Perangnya kan 18.25 – 18.30…!
    bu guru: Ah… (tepok jidad)

  1. Ping-balik: Humor “Pacaran, LDR dan Jomblo di Bulan Puasa” | kocokocak.com

Ketik Komentar, Pesan, Saran maupun Kritik Anda di Bawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: